Tradisi Jawa Timur
Jawa Timur adalah salah satu provinsi yang memiliki beragam budaya serta adat istiadat. Bahkan, masih banyak adat istiadat yang diselenggarakan sampai saat ini. Adapun beberapa tradisi Jawa Timur, antara lain:
1. Karapan Sapi
Salah satu tradisi Jawa Timur adalah karapan sapi. Tradisi ini berasal dari daerah Madura yang diselenggarakan dengan perlombaan pacuan sapi.
Konon, budaya tersebut telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di dalam perlombaan ini, sepasang sapi akan diadu kecepatannya dengan cara menarik kerta khusus di dalam lingkaran pacu yang mempunyai panjang 100 meter.
2. Ketoprak
Jenis tradisi Jawa Timur berikutnya adalah ketoprak. Pertunjukan seni ini memadukan tarian, drama, serta musik, sehingga cenderung menarik. Bukan hanya itu, ketoprak mengisahkan kehidupan masyarakat sehari-hari, sejarah, maupun legenda yang kental akan nilai budaya serta moral.
Menariknya, para pemain ketoprak akan melakukan improvisasi selama bermain di atas panggung. Ketoprak juga dipertunjukkan dengan iringan musik tradisional, seperti gamelan, bonang, dan kendang.
3. Reog Ponorogo
Jenis tradisi Jawa Timur lainnya adalah reog Ponorogo. Seni pertunjukan tersebut menampilkan para penari yang menggunakan topeng hewan, seperti singa serta macan. Di samping itu, pertunjukan reog Ponorogo juga sering disertai dengan atraksi.
4. Yadnya Kasada
Yadnya Kasada juga tergolong sebagai tradisi Jawa Timur yang masih diselenggarakan sampai kini. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Suku Tengger yang hidup di kawasan Pegunungan Bromo-Tengger-Semeru.
Tujuan pelaksanaan upacara ini adalah untuk menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan. Adapun pelaksanaan Yadnya Kasada dengan larung sesaji di kawah Bromo disertai pembacaan doa.
5. Larung Sembonyo
Tradisi Jawa Timur yang terakhir adalah Larung Sembonyo. Upacara adat ini diselenggarakan oleh nelayang dengan tujuan untuk mewujudkan rasa syukur atas tangkapan ikan yang didapat serta keselamatan saat pergi ke laut. Biasanya, tradisi ini diselenggarakan oleh masyarakat pesisir pantai Prigi.
Komentar
Posting Komentar